Cara Menghadapi Pacar Yang Minta Putus
Cara Menghadapi Pacar Yang Minta Putus
Yang putus berdasar kesepakatan berdua saja sulit dijalani, apalagi yang putus karena permintaan salah satu pihak? Dalam kondisi seperti ini, semua beban dari putus hubungan seperti diserahkan ke yang ditinggalkan.
Keputusan seperti itu memang kurang bijak, tapi begitulah lika-liku asmara. Kadang yang mutusin secara sepihak nggak bermaksud menyakiti, tapi murni karena merasa sudah nggak bisa melanjutkannya lagi. Kadang, ada alasan lain atau orang lain yang membuatnya memilih meninggalkan semua yang dimiliki saat ini.
Ingat, cuma kamu sendiri yang akan menanggung akibat dari perbuatanmu, dia nggak. Jadi untuk apa kamu melakukan hal-hal yang sekiranya merugikan? Hadapi dia dengan cara seperti di bawah ini ya.
1.Tenang dan Rileks
Tenang memang kunci utama untuk menghadapi situasi ini. Jangan langsung nangis meraung-raung apalagi sampai drama memohon supaya nggak diputusin, yang ada dia malah nggak bersimpatik sama kamu dan semakin ingin putus.
2.Tanyakan Alasannya Mengapa Dia Minta Putus
Permasalahan apa yang ada di antara kalian, dan tampak begitu besar hingga dia memilih untuk mengakhiri? Kamu perlu dan berhak tahu, tapi bicaralah setenang mungkin. Jangan sampai emosi membuat kamu mengeluarkan kalimat-kalimat negatif, ya.
3.Ambil Waktu Sejenak Untuk Sama-Sama Berpikir, Sepakati dan Saling Memahami Satu Sama Lain untuk Didiskusikan Nanti
Saat dia bilang putus mungkin memang bukan saat yang tepat untuk berdiskusi serius. Jadi, nggak ada salahnya kalau kamu dan dia mempersingkat obrolan itu. Dengan catatan: bicarakan lagi nanti saat kamu dan dia bisa berpikir lebih jernih. Sementara itu, introspeksi diri sendiri-sendiri saja dulu.
4.Kembali Kepadanya Dengan Sebuah Solusi
Dari percakapan terakhir kalian mengenai apa permasalahan yang ada sampai kalian harus putus, kamu bisa menganalisa untuk mencari solusinya baik dari sisi kamu, sisi dia, maupun kerja sama antara kalian berdua. Sampaikan padanya bagaimana solusi itu bisa bekerja memperbaiki keadaan kalian.
5.Dia Masih Tetap Bisa Bersamamu ? Tanyakan Perasaannya Kepadamu
Jangan-jangan dia mau putus simply karena sudah nggak cinta saja, makanya masalah kecil jadi besar, solusi mudah jadi susah. Ini bukan cuma soal kesalahan apa yang terjadi kemarin, tapi juga bagaimana niat di dalam hati dia ke depannya. Well, mungkin dia memang mau putus.
6.Jadilah Kuat Setidaknya Itu Dihadapannya
Sakit hati itu pasti, sedih apalagi. Kalau kamu bisa menangis meraung-raung lalu dia kembali; pasti kamu lakukan. Tapi kan kenyataannya nggak seperti itu. Diajak bicara baik-baik saja nggak bisa mengubah apa-apa. Ya sudah, terima bahwa ini jalannya. Kamu harus kuat kalau di depan dia, meski itu cuma pura-pura. Pokoknya, jangan tunjukkan kesedihanmu.
7.Lanjutkan Kehidupanmu Dengan Lebih Baik Dari Sebelumnya
Dia saja bisa tanpa kamu, kenapa kamu nggak bisa? Kalau kalian memang ditakdirkan bersama, kalian akan butuh kehadiran satu sama lain di sisi. Nggak akan seperti ini. Makanya, setelah berbagai cara kamu upayakan tapi dia tetap nggak acuh dengan kelanjutan hubungan kalian, hal terbaik yang bisa kamu lakukan dan kamu berikan untuk dirimu adalah dengan melanjutkan hidup.
Cari kesenangan baru, bahkan yang membuatmu lebih senang dari sebelumnya. Tinggalkan kenangan tentang dia. Buktikan pada dirimu sendiri bahwa putus sama dia nggak berpengaruh apapun bagi hidupmu kecuali membuat kamu lebih bahagia
Buatlah semua yang kamu mau lakukan dengan kegiatan positif seperti melakukan kegiatan refreshing bersama teman-temanmu agar hal yang kamu jalani lebih berarti ketika tidak lagi bersamanya. Buktikan bahwa kamu memiliki kelebihan lain dan bisa menjadi lebih baik di kemudian hari dan kamu adalah salah satu orang yang terlahir sebagai orang spesial.
Comments
Post a Comment