Bos First Travel Minta Aset Disita Polisi Buat Biaya Umrah Jemaah
Bos First Travel Minta Aset Disita Polisi Buat Biaya Umrah Jemaah
Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) Andhika Surachman akhirnya menampakkan diri kembali setelah lama mendekam di balik jeruji besi.
"Dalam kesempatan ini saya memohon dengan kesungguhan hati agar sekiranya dapat dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya, dikarenakan tertundanya keberangkatan bapak dan ibu para kreditur perusahaan First Travel," kata Andhika dalam rapat kreditur terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) First Travel di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (5/12).
Selain itu, Andhika berjanji akan memberangkatkan para calon jemaah yang sudah ditipu oleh dirinya. Hal itu karena dirinya telah dibantu oleh sahabat-sahabatnya hingga para vendor yang akan membantunya dirinya.
Sayangnya, Andhika enggan untuk membeberkan siapa sahabat yang dimaksudkan olehnya dalam membantu memberangkatkan puluhan ribu calon jemaah umrah yang sudah ditipu oleh dirinya.
"Perlu kami sampaikan bahwa saat ini saya tidak dapat memberitahukan siapa sahabat-sahabat dan lembaga yang akan membantu niat saya untuk memenuhi hak bapak dan ibu sekalian, karena saya bertanggungjawab untuk melindungi kepentingan hukum para sahabat dan para pendana yang telah bersedia membantu saya sampai dengan perdamaian terjadi," ucapnya.
"Saya harapkan para sahabat dan vendor dapat mendukung keberangkatan bapak dan ibu tanpa adanya kekhawatiran mengenai masalah pendanaan, termasuk semua aset-aset yang telah disita oleh polisi nantinya akan kami minta digunakan untuk mendukung pendanaan tersebut," tandasnya.

Comments
Post a Comment